Hai
semuanya ketemu lagi di blog yang kita banggakan ini.Pada kesempatan ini saya
akan membahas tentang topologi jaringan komputer Topologi
merupakan cara pengaturan hubungan antar komputer dalam jaringan komputer. Beberapa
topologi jaringan yang sering digunakan antara lain topologi bus,topologi
ring,topologi star,topologi tree,topologi mesh,topologi token
ring.Masing-masing topologi mempunyai ciri khas,dengan kelebihan dan kekurangan
sendiri sendiri.
1)Topologi
Bus Pada
topologi ini,semua komputer dihubungkan pada saluran komunikasi atau
kabel.Kabel yang digunakan adalah kabel koaksial dengan jarak jangkauan
maksimum 185 meter.Meskipun bisa menghubungkan banyak komputer,hanya ada dua
perangkat yang bisa berkomunikasi langsung pada satu waktu.Jika ada satu
komputer yang mengirimkan jaringan ,data itu akan bergerak menuju komputer
tujuan.Sebelum jaringan terbebas dari sinyal,maka komputer lain tidak dapat
mengirim data.Oleh karena itu maka ,jumlah komputer berpengaruh pada kinerja
atau kecepatan jaringan.Semakin banyak komputer semakin banyak pula komputer
yang menunggu giliran transfer data.Sehingga data menjadi lambat atau lelet.Topologi
ini bentuk jaringannya adalah bergerak lurus dan tidak bisa di bentuk sesuka
hati. Karakteristik Topologi BUS • Node – node dihubungkan secara
serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator. • Sangat sederhana dalam
instalasi • Sangat ekonomis dalam biaya. • Paket‐paket data saling
bersimpangan pada suatu kabel • Tidak diperlukan hub, yang
banyak diperlukan adalah Tconnector pada setiap ethernet card. • Problem yang sering terjadi
adalah jika salah satu node rusak,maka jaringan keseluruhan dapat down,
sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut. Keuntungan Topologi BUS • Topologi yang sederhana • Kabel yang
digunakan sedikit untuk menghubungkan komputer‐komputer atau peralatan‐peralatan yang lain • Biayanya lebih murah
dibandingkan dengan susunan pengkabelan yang lain. • Cukup
mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus. Kerugian Topologi BUS
• Traffic (lalu lintas) yang
padat akan sangat memperlambat bus. • Setiap barrel connector yang
digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan
kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar. • Sangat sulit untuk melakukan
troubleshoot pada bus. • Lebih lambat dibandingkan
dengan topologi yang lain.

2)Topologi
Cincin/ring dan Token Ring Pada
topologi ini,komputer di hubungkan sehingga berbentuk seperti cincin
/lingkaran.Setiap node mempunyai
tingkatan yang sama.Setiap komputer terhubung dengan dua komputer yang
lain.Jika sebuah komputer mengirimkan data,maka sinyal data akan dikirimkan ke
setiap node.Informasi yang diterima akan diperiksa dan akan diterima alamatnya
apakah data itu untuknya atau bukan.Oleh karena hal itu,maka topologi jaringan
disebut juga LOOP. Keuntungan
topologi ini adalah mudah dibuat karena kabel yang kita gunakan sangat sangat
hemat.Kelemahannya adalah peka terhadap adanya kesalahan.Jika ada simpul dalam
jaringan yang rusak maka semua komputer dalam jarinngan rusak dan tidak bisa di
akses(sama dengan topologi bus).Jadi tidak sesuai untuk jaringan dengan jumlah
komputer banyak. Pada
topologi ini,pengembangan jaringan menjadi sulit karena simpulnya berupa
lingkaran tertutup.Oleh karena itu di modifikasi menjadi jaringan token
ring.Kabel penghubung dibuat menjadi lingkaran terlebih dahulu kemudian
dibuatkan terminal terminal untuk perangkat atau komputer dan perangkat lainnya. Karaktristik Topologi RING • Node‐node dihubungkan secara
serial di sepanjang kabel, dengan bentuk
jaringan seperti lingkaran. •Sangat sederhana dalam layout
seperti jenis topologi bus. • Paket‐paket data dapat mengalir dalam satu arah
(kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat dihindarkan. • Problem yang dihadapi
sama dengan topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node
tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
• Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM
tipe 6). Keuntungan Topologi RING • Data mengalir dalam satu arah
sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan. • Aliran data
mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari
server. • Dapat melayani aliran
lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak kekiri atau kekanan. • Waktu untuk mengakses data
lebih optimal. Kerugian Topologi RING • Apabila ada satu komputer
dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan. • Menambah atau mengurangi
computer akan mengacaukan jaringan. • Sulit untuk melakukan
konfigurasi ulang.

3)Topologi
Bintang Pada
topologi ini digunakan alat konseptrator sebagai kontrol terpussat,yaitu hub dn
swicth.Hub dan Swicht akan meneruskan data yang dikirim suatu komputer ke
komputer tujuan.Keuntungan topologi bintang adalah memudahkan pengelolaan
jaringan,penambahan komputer baru,dan tidak mudah mengalami error.Jika timbul
error/kesalahan akan mudah terdeteksi,tanpa mengganggu jaringan komputer atau
perangkat lainnya.Oleh karena itu cocok digunakan pada jaringan komputer dengan
jumlah banyak.Kekurangannya yaitu adalah boros kabel dan membutuhkan peralatan
khusus (hub dan switch) yang harganya cukup mahal bagi orang yang akan membuat
suatu topologi.Hub dan switch juga menjadi elemen kritis pada topologi ini
karena mendapat beban yang cukup besar.Jika mengalami kerusakan, maka jaringan
akan berhenti beroperasi. Pada
jaringan ini semua komputer akan terhubung dan saling berkomunikasi satu sama
lain dan bisa tetap berkomunikasi kecuali seandainya hub atau switch yang
mengalami kerusakan. Karakteristik Topologi STAR • Setiap node berkomunikasi
langsung dengan konsentrator (HUB) • Bila setiap paket data yang
masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast
keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan
akan semakin turun. • Sangat mudah dikembangkan • Jika salah satu ethernet
card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus,maka keseluruhan jaringan
masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut. • Tipe kabel yang digunakan
biasanya jenis UTP. Keuntungan Topologi STAR • Cukup mudah untuk mengubah
dan menambah komputer ke dalam jaringan yang
menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan yang sedang berlangsung. • Apabila satu komputer yang
mengalami kerusakan dalam jaringan maka computer
tersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star
• Kita dapat menggunakan beberapa tipe
kabel di dalam jaringan yang sama
dengan hub yang dapat mengakomodasi
tipe kabel yang berbeda.
Kerugian Topologi
STAR
• Memiliki satu titik kesalahan,
terletak pada hub. Jika hub pusat mengalami
kegagalan, maka seluruh jaringan akan
gagal untuk beroperasi.
• Membutuhkan lebih banyak kabel
karena semua kabel jaringan harus ditarik ke
satu central point, jadi lebih banyak
membutuhkan lebih banyak kabel daripada
topologi jaringan yang lain.
• Jumlah terminal terbatas, tergantung
dari port yang ada pada hub.
• Lalu lintas data yang
padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.

4)Topologi
Pohon atau Jaringan Bertingkat Topologi
jaringan ini merupakan gabungan dari beberapa jaringan atau hirarki yang
berbeda beda.Tingkatan yang lebih rendah digambarkan di posisi yang rendah dan
semakin ke atas semakin tinggi pula jababtan sang perangkat atau
komputer.Dengan demikian terdapat beberapa tingkatan simpul.Simpul yang lebih
tinggi tingkatannya dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah.Data yang
dikirim melalui simpul pusat terlebih dahulu kemudian diarahkan ke komputer
tujuan. Topologi
jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan yang besar dan
kompleks.Keunggulannya adalah dapat membentuk suatu kelompok kerja yang setiap
saat bisa saling berinteraksi,namun tetap terkontrol.Misalnya pada sistem
jaringan kerja di perkantoran.
Kelebihan 1. Topologi ini mudah
dimanajemen karena adanya pusat node dalam tingkatan masing – masing. 2. Dapat menjangkau jarak yang
jauh dengan adanya sifat repeater yang dimiliki hub. Kekurangan 1. Jika ada node yang rusak, maka
node yang berada di bawahnya akan susah untuk mengirim node yang jauh atau
tetangganya. 2. Harus memikirkan secara
matang dalam mendesainnya. Karena kabel yang dibutuhkan banyak untuk membuat
topologi ini. 3. Sering terjadinya collision.

5)Topologi
Mesh
Topologi jala atau Topologi mesh adalah suatu
bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara
langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam
topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat
yang dituju (dedicated links).
Dengan
demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi
mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap
perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan
maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O
ports).
Berdasarkan
pemahaman di atas, dapat dicontohkan bahwa apabila sebanyak 5 (lima) komputer
akan dihubungkan dalam bentuk topologi mesh maka agar seluruh koneksi antar
komputer dapat berfungsi optimal, diperlukan kabel koneksi sebanyak 5(5-1)/2 =
10 kabel koneksi, dan masing-masing komputer harus memiliki port I/O sebanyak
5-1 = 4 port (lihat gambar).
Dengan
bentuk hubungan seperti itu, topologi mesh memiliki beberapa kelebihan, yaitu:
- Hubungan dedicated links
menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui
komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan
khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak
digunakan secara beramai-ramai/sharing).
- Memiliki sifat Robust, yaitu
Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena
rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut
tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
- Privacy dan security pada
topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua
komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
- Memudahkan proses identifikasi
permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
Meskipun
demikian, topologi mesh bukannya tanpa kekurangan. Beberapa kekurangan yang
dapat dicatat yaitu:
- Membutuhkan banyak kabel dan
Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan
semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan
kebutuhan kabel dan Port).
- Hal tersebut sekaligus juga
mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus
terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan
konfigurasi menjadi lebih sulit.
- Banyaknya kabel yang digunakan
juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan
tempat komputer-komputer tersebut berada.
Berdasarkan
kelebihan dan kekurangannya, topologi mesh biasanya diimplementasikan pada
komputer-komputer utama dimana masing-masing komputer utama tersebut membentuk
jaringan tersendiri dengan topologi yang berbeda (hybrid network).

6)Topologi Extented Star Merupakan
topologi yang sama dengan topologi star. Tetapi dalam extended star,memiliki satu atau lebih repeater
dalam satu node pusat dan jangkauannya lebih
panjang dibandingkan topologi star.Topologi Extended Star merupakan kembangan
lanjutan dari topologi star dimana
karakteristiknya tidak jauh berbeda dengan topologi star yaitu : 1. Setiap node
berkomunikasi langsung dengan sub node, sedangkan sub node berkomunikasi dengan central node.
traffic data mengalir dari node ke
sub node lalu diteruskan ke central node dan kembali lagi. 2. Digunakan pada
jaringan yang besar dan membutuhkan penghubung yang banyak atau melebihi dari
kapasitas maksimal penghubung.
